NextWapBlogPedia 17 Apr 2017 - 15:28 0 Komentar
Silahkan kunjungi link berikut ini, karena didalamnya ada info penting! Vitube.id Situs Download Musik Dangdut Koplo Yang Selalu Update Terbaru Terimakasih!

faktor-artikel-seo-friend.jpg

Artikel SEO adalah sebuah artikel yang telah di optimasi sedemikian rupa agar bisa masuk halaman pertama mesin pencari. Tentu artikel yang di optimasi saja tidak cukup untuk masuk halaman pertama mesin pencari. Karena banyak faktor lain yang mempengaruhinya baik on-page SEO lainnya maupun off-page SEO.

Ada banyak sekali faktor yang mempengaruhi artikel tersebut SEO atau tidak. Jika artikel tersebut SEO friendly, maka akan lebih mudah bersaing di mesin pencari, dengan sedikit bantuan off-page SEO maupun on-page SEO lainnya.

Untuk membantu mengembangkan blog kamu, agar dapat lebih bersaing dengan blog lain di halaman pertama mesin pencari menggunakan artikel yang SEO. Berikut kami sampaikan 11 faktor yang mempengaruhi kualitas SEO artikel yang ada di blog kamu.

1. Kata Kunci Pada Judul

Menempatkan kata kunci pada judul artikel sangat penting diperhatikan. Dengan menempatkan kata kunci tersebut, maka akan memberi gambaran pada mesin pencari tentang isi dari artikel yang ada di blog kamu. Dimana kata kunci pada judul artikel diletakan? Sebaiknya letakan kata kunci pada awal judul artikel.

Namun jika peletakan kata kunci pada awal judul tidak memungkinkan. Misalnya akan membuat judul menjadi rancu atau tidak enak dibaca. Maka letakan kata kunci di tengah atau akhir judul. Yang terpenting judul artikel harus mengandung kata kunci.

2. Jumlah Karakter Pada Judul

Menurut sejumlah praktisi SEO, jumlah karakter pada judul artikel sangat mempengaruhi kualitas dari SEO artikel itu sendiri. Jumlah karakter pada judul yang ideal adalah 45 sampai 60 karakter (kata dan spasi).

Hal ini untuk memberikan gambaran robot mesin pencari, bahwa topik artikel tersebut memiliki pembahasan yang luas. Jika judul terlalu pendek, mesin pencari akan melihat artikel yang sedang dibahas tidak memiliki pembahasan yang luas. Namun, jika judul artikel terlalu panjang, judul tersebut akan terpotong di hasil penelusuran mesin pencari.

Jadi jumlah karakter yang ideal pada judul antara 45 sampai 60 karakter (kata dan spasi). Jumlah tersebut sudah cukup panjang untuk menjelaskan isi artikel tersebut dan judulnya tidak akan terpotong di hasil penelusuran.

3. Kata Kunci Pada Paragraf Pertama

Letakan kata kunci pada paragraf pertama. Hal ini bertujuan memberikan gambaran pada mesin pencari tentang awal pembahasan sebuah artikel.

Jika memungkinkan letakan kata kunci pada awal paragraf pertama. Namun jika hal tersebut tidak memungkinkan, kamu bisa meletakan kata kunci pada sepuluh kata pertama, di paragraf awal. Penempatan kata kunci pada paragraf pertama akan memberi gambaran pada mesin pencari tentang awal pokok bahasan.

4. Kata Kunci di Akhir Paragraf

Letakan kata kunci yang di bidik di paragraf akhir. Peletakan kata kunci pada paragraf akhir juga dibutuhkan. Karena hal ini akan memberi gambaran pada mesin pencari tentang akhir dari pokok bahasan.

5. Gunakan Latent Semantic Indexing (LSI)

Jangan hanya menabur kata kunci yang di bidik pada artikel yang kamu buat. Sebaiknya, tabur juga kata yang relevan dengan kata kunci yang di bidik. Relevansi ini termasuk Latent Semantic Indexing (LSI).

Untuk tujuan LSI ini kamu bisa menggunakan sinonim atau penggalan kata kunci yang di bidik. Penggunaan LSI ini bertujuan memberi sinyal kepada mesin pencari bahwa artikel kamu alami, karena mengedepankan konteks, bukan teks.

6. Densitas Kata Kunci

Yang dimaksud dengan densitas kata kunci adalah kemunculan kata kunci pada setiap artikel. Densitas kata kunci yang baik menurut beberapa praktisi SEO adalah 1 sampai 5%.

Hal ini bertujuan agar mesin pencari tidak menganggap artikel kamu sebagai artikel spam yang terlalu banyak menebar kata kunci. Karena artikel yang terlalu banyak menebar 1 kata kunci dalam sebuah artikel, akan di tandai sebagai artikel spam. Oleh Karena itu jangan terlalu banyak meletakan 1 kata kunci pada sebuah artikel. Idealnya densitas kata kunci yang di bidik antara 1 sampai 5%.

7. Jumlah Kata

Jumlah kata pada artikel sangat penting untuk diperhatikan, karena jumlah kata pada artikel akan memberikan gambaran pada Google dan mesin pencari lain tentang isi dari artikel tersebut. Semakin banyak kata, tentu akan semakin baik, hal ini karena mesin pencari akan menilai artikel kamu memiliki pembahasan yang lebih spesifik, sehingga membantu pembaca memahami isi dari artikel tersebut.

Artikel yang ideal menurut banyak praktisi SEO berjumlah minimal 500 kata pada setiap artikel. Jika di lihat dari sisi manusia dan mesin pencari, jumlah kata tersebut sudah cukup memberi penjelasan tentang isi artikel. Sebaiknya, jumlah kata disesuaikan dengan tingkat persaingan kata kunci tersebut, semakin banyak jumlah pencarian bulanannya maka artikel harus semakin panjang.

8. Internal Link

Internal link adalah tautan yang menuju home page, katagori, artikel yang relevan dan lain-lain yang menuju ke blog kamu. Di MyWapBlog.com internal link, sudah ada secara otomatis yaitu pada bagian bawah artikel (postingan terkait). Namun, jika kamu ingin membuat internal link di bagian artikel itu akan lebih baik.

9. External Link

External link adalah tautan yang keluar dari blog kamu yang mengarah ke blog atau situs lain. Untuk external link sebaiknya kamu membuat tautan ke situs-situs terpercaya, yang memiliki PR (page rank) tinggi. Hal ini betujuan memberi tahu mesin pencari bahwa artikel yang kamu buat mengacu ke sumber atau referensi terpercaya. Oleh karena itu sebaiknya external link mengarah ke situs atau blog yang telah memiliki kepercayaan dari mesin pencari.

10. Gunakan Alt Kata Kunci Pada Gambar

Jika kamu membuat artikel yang di sertai gambar. Sebaiknya berikan juga kata kunci pada gambar yang digunakan menggunakan tag Alt. Karena Google dan mesin pencari lainnya mampu membaca alternatif teks tersebut. Dengan memasukan kata kunci di alternatif teks (Alt), mesin pencari bisa membaca gambar tersebut relevan dengan artikel.

11. Gunakan Heading

Gunakan heading (h2, h3, h4 dan seterusnya) pada poin-poin penting (sub-sub pembahasan). Hal ini bertujuan memberi tahu mesin pencari, tentang poin-poin penting dari pokok bahasan. Yang mana yang baik digunakan? Itu tergantung pada selera masing-masing blogger.

Membuat artikel yang SEO friendly memang tidak mudah, karena banyak faktor yang harus ada pada artikel tersebut dan ini tidak menjamin artikel tersebut masuk halaman pertama mesin pencari, karena banyak hal yang mempengaruhinya, baik off-page SEO maupun on-page SEO lainnya.

Namun setidaknya artikel yang SEO akan membantu blog kamu bersaing dengan blog lain di mesin pencari. Berapa faktor yang harus di penuhi dalam membuat artikel yang SEO friendly? Semakin banyak tentu semakin baik. 8 sampai 9 faktor sudah cukup ideal untuk sebuah artikel yang SEO friendly.

Artikel SEO friendly memang dibutuhkan, namun tergantung tujuan dari blog masing-masing. Untuk beberapa blog, seperti blog resmi atau blog-blog yang hanya untuk mencurahkan ide dan menyalurkan hobi, artikel yang di optimasi tidak begitu diperlukan, karena tujuannya bukan untuk bersaing di mesin pencari.

Terlepas dari itu semua, jika kamu ingin membuat artikel yang SEO friendly. Setidaknya artikel yang kamu buat memiliki, 8 sampai 9 faktor yang disebutkan di atas.

Komentar

0 Tanggapan dari "11 FAKTOR YANG MEMPENGARUHI ARTIKEL SEO FRIENDLY"

Komentar baru hanya diperbolehkan untuk pengikut blog ini saja. Atau silahkan ikuti blog ini untuk mulai berkomentar.
loading...